Pembangunan Jembatan Sentong Masuki Tahap Akhir, Akses Jember–Bondowoso Segera Pulih

KONSTRUKSINEWS.ID – Pembangunan kembali Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember, Jawa Timur, memasuki tahap penyelesaian. Setelah pengecoran lantai jembatan rampung pada pekan kedua Oktober 2026, pekerjaan kini difokuskan pada penyempurnaan jalan pendekat dan pelat injak.
Proyek ini menjadi perhatian karena Jembatan Sentong merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat di kedua kabupaten tersebut. Jembatan itu sebelumnya ambrol pada 23 Februari 2026 sehingga arus kendaraan harus dialihkan melalui jalur alternatif.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember memastikan tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Koordinator Humas DPU Bina Marga Jawa Timur, Arditya Kurniansyah, mengatakan penyelesaian pengecoran lantai menjadi salah satu tahapan penting sebelum pekerjaan akhir dilanjutkan.
Saat ini, tim konstruksi mengerjakan penimbunan jalan pendekat atau oprit serta pengecoran pelat injak. Kedua bagian tersebut berfungsi menunjang peralihan kendaraan dari jalan eksisting menuju struktur jembatan agar lebih aman dan nyaman.
Konstruksi Baru Lebih Lebar
Jembatan Sentong yang dibangun kembali menggunakan konstruksi girder beton bertulang dengan lebar mencapai 14 meter. Desain tersebut disiapkan untuk mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus menyediakan ruang yang memadai bagi pengguna jalan.
Penyelesaian pekerjaan tidak hanya berfokus pada struktur utama, tetapi juga pada kualitas sambungan antara jembatan dan jalan di kedua sisinya. Bagian ini penting untuk mengurangi perbedaan elevasi yang dapat mengganggu kenyamanan kendaraan ketika melintas.
DPU Bina Marga Jawa Timur menyatakan pelaksanaan pekerjaan sejauh ini berlangsung lancar. Setiap tahapan tetap memperhatikan aspek teknis dan keselamatan sebelum jembatan dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Akses Jember–Bondowoso Jadi Perhatian
Ambrolnya Jembatan Sentong pada Februari lalu menyebabkan jalur utama penghubung Bondowoso–Jember terputus. Kondisi tersebut berdampak terhadap perjalanan warga dan pengguna jalan yang biasa melewati koridor tersebut.
Selama proses pembangunan berlangsung, pengendara harus mengikuti pengalihan arus melalui jalur alternatif sesuai jenis kendaraan. Karena itu, penyelesaian jembatan diharapkan dapat membantu memulihkan konektivitas antardaerah dan mengurangi ketergantungan pada jalur memutar.
Meski pekerjaan telah memasuki tahap akhir, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi mengenai jadwal pembukaan jembatan. Penyelesaian fisik konstruksi tidak serta-merta berarti jembatan sudah dapat dilalui sebelum pemeriksaan dan persyaratan keselamatan dipenuhi.
Dengan penyelesaian sesuai target, Jembatan Sentong diharapkan kembali menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan aktivitas ekonomi antara Jember dan Bondowoso.



