bGrid Klaim Gedung Pintar Tetap Beroperasi Mandiri Saat Internet Terputus
Teknologi ini menyelaraskan struktur data bangunan untuk memudahkan pengelolaan dan optimalisasi operasional
KONSTRUKSINEWS.ID – Teknologi bangunan pintar bGrid diklaim dapat mempertahankan operasional gedung secara mandiri ketika koneksi internet terputus. CEO bGrid Karl Van Ginderdeuren menyampaikan kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam penerapan sistem bangunan pintar.
Menurut Karl, sistem bGrid tidak bergantung pada koneksi internet untuk menjaga gedung tetap beroperasi. Namun, ia belum memaparkan mekanisme teknis yang digunakan agar fungsi bangunan tetap berjalan ketika akses internet mengalami gangguan.
“Jika koneksi internet terputus, gedung tetap beroperasi sepenuhnya secara mandiri,” kata Karl kepada Konstruksi Media.
Penyelarasan data antar sistem bangunan
Selain kemampuan operasional tanpa internet, bGrid mengembangkan pendekatan yang berfokus pada penyederhanaan integrasi berbagai sistem dalam gedung. Perusahaan menyelaraskan struktur data dari sistem-sistem tersebut agar informasi yang dihasilkan dapat lebih mudah dimanfaatkan oleh pengelola.
Karl mengatakan penyelarasan itu ditujukan untuk membuat data gedung lebih mudah digunakan bagi beragam kebutuhan. Dengan struktur yang lebih teratur, pengelola dapat memanfaatkan informasi bangunan secara lebih terarah untuk mendukung kegiatan operasional.
bGrid juga menyederhanakan proses instalasi dan mengotomatisasi commissioning. Perusahaan menerapkan struktur data yang konsisten pada setiap gedung yang ditanganinya.
“Struktur data yang kami hasilkan sama persis di setiap gedung yang pernah kami tangani,” ujar Karl.
Keseragaman tersebut, menurut dia, memungkinkan bGrid memberikan pembaruan pada gedung-gedung yang menggunakan sistemnya. Pendekatan ini juga membantu menciptakan pola pengelolaan data yang lebih terstruktur di berbagai proyek.
Data untuk efisiensi dan keberlanjutan
Karl menilai teknologi bangunan pintar dapat mendukung keberlanjutan melalui optimalisasi operasional dan penggunaan energi. Ia menyebut ketersediaan data bagi lebih banyak pihak penting agar informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja gedung.
Pemanfaatan data, lanjut Karl, berpotensi membantu penghematan energi serta meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan kesehatan pengguna gedung. Data juga dapat membantu pengelola menjalankan operasional bangunan secara lebih efektif.
Meski demikian, bGrid belum menyampaikan angka penghematan energi yang dapat dicapai melalui penerapan teknologinya. Rincian teknis mengenai cara sistem mempertahankan operasional saat internet terputus juga belum dijelaskan.
Ketiadaan data tersebut membuat manfaat efisiensi dan kemampuan operasional mandiri bGrid belum dapat dinilai secara kuantitatif pada proyek nyata. Informasi lebih rinci diperlukan untuk mengukur kinerja sistem, termasuk dampaknya terhadap konsumsi energi dan pengelolaan gedung.
Dengan demikian, informasi yang disampaikan bGrid saat ini menitikberatkan pada konsep operasional mandiri, integrasi data yang seragam, serta pemanfaatan informasi untuk mendukung efisiensi bangunan. Adapun pembuktian melalui angka dan rincian penerapan teknis belum tersedia dalam penjelasan Karl.



