Berita KonstruksiBerita Terbaru

Architect Indomegah Perluas Kolaborasi dengan Pelaku Industri Konstruksi

KONSTRUKSINEWS.ID — Memasuki usia 25 tahun, Architect Indomegah mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pelaku industri arsitektur serta konstruksi di Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kerja sama baru sekaligus menjawab perkembangan kebutuhan sektor properti.

Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Architect Indomegah Silver Synergy: Connecting Future Collaboration yang berlangsung di Jakarta pada 22 September 2026. Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan industri, mulai dari arsitek, pengembang, konsultan, kontraktor, pemasok, klien hingga mitra strategis.

Pendiri sekaligus Principal Architect Architect Indomegah, Henry Kusnadi, mengatakan perjalanan selama seperempat abad menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus mempersiapkan perusahaan menghadapi peluang pada masa mendatang.

Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis arsitektur. Selain memperkuat hubungan dengan mitra yang telah bekerja sama, pendekatan tersebut juga diarahkan untuk membuka jaringan baru di sektor konstruksi dan properti.

Architect Indomegah sendiri berdiri pada 2001. Dalam perjalanan bisnisnya, perusahaan mencatat 278 Surat Perintah Kerja (SPK), dengan sekitar 250 proyek berada pada kategori bangunan komersial.

Portofolio tersebut mencakup sejumlah jenis properti, seperti pusat perbelanjaan, apartemen, hotel, dan gedung perkantoran. Pengalaman menangani berbagai proyek tersebut kemudian menjadi bagian dari positioning perusahaan sebagai konsultan arsitektur yang memiliki spesialisasi pada bangunan komersial.

Henry menilai desain arsitektur untuk bangunan komersial tidak cukup hanya mengandalkan aspek estetika. Perancangan juga perlu mempertimbangkan fungsi bangunan dan kebutuhan bisnis sehingga produk akhir dapat memberikan nilai bagi pemilik maupun pengguna.

Pendekatan tersebut dikenal di internal perusahaan sebagai commercial thinking. Konsep itu menjadi salah satu karakter yang dikembangkan Architect Indomegah dalam menangani proyek-proyeknya.

Pengalaman panjang tersebut juga membentuk hubungan berkelanjutan dengan sejumlah pengembang. Kerja sama berulang dengan klien, menurut Henry, menjadi salah satu bagian dari perjalanan perusahaan dalam membangun kepercayaan di industri.

Selain memperkuat relasi bisnis, kegiatan peringatan 25 tahun tersebut turut diarahkan pada regenerasi di bidang arsitektur. Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian karena akan menjadi bagian dari keberlanjutan industri pada masa mendatang.

Dalam acara tersebut, Architect Indomegah juga memperkenalkan situs web terbaru dan menyampaikan sejumlah inisiatif kolaborasi. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi networking yang mempertemukan para pelaku industri untuk bertukar gagasan dan menjajaki peluang kerja sama.

Di tengah agenda tersebut, Architect Indomegah juga mencatat pencapaian baru melalui Hubexo Asia Awards 2026 dalam kategori Top Ten Architect Indonesia. Penghargaan itu diterima pada 15 September 2026 di Jakarta.

Dengan pengalaman selama 25 tahun dan jaringan yang telah terbentuk, Architect Indomegah memasuki fase berikutnya dengan fokus pada pengembangan kolaborasi lintas sektor. Perusahaan melihat kemitraan antara arsitek, pengembang, kontraktor, pemasok, dan profesional lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas peluang di industri arsitektur dan konstruksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button