Berita Konstruksi BerkelanjutanBerita Terbaru

KAI Properti Kembangkan Hunian Vertikal di Manggarai, Garap Lahan 2,19 Hektare Berbasis TOD

Groundbreaking pada 21 Agustus 2026

KONSTRUKSINEWS.ID – Kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, bersiap memasuki babak baru pengembangan kawasan hunian terintegrasi transportasi publik. KAI Properti mulai mengembangkan proyek hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di atas lahan sekitar 2,19 hektare yang terhubung langsung dengan Stasiun Manggarai.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking pada 21 Agustus 2026, sekaligus menjadi awal pembangunan kawasan hunian yang dirancang untuk mendekatkan tempat tinggal dengan pusat transportasi dan aktivitas perkotaan.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi kawasan di sekitar Stasiun Manggarai melalui konsep TOD. Dengan model tersebut, hunian tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi dirancang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik sehingga penghuni dapat memperoleh akses mobilitas yang lebih mudah dan efisien.

Terintegrasi Langsung dengan Stasiun Manggarai

Pengembangan hunian vertikal tersebut memanfaatkan lahan yang berada di kawasan strategis sekitar Stasiun Manggarai. Konsep integrasi antara hunian dan transportasi publik menjadi salah satu daya tarik utama proyek, mengingat Manggarai merupakan salah satu simpul mobilitas penting bagi masyarakat Jakarta.

KAI Properti menyebut pengembangan ini diarahkan untuk menghadirkan kawasan hunian yang terkoneksi, nyaman, sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.

“KAI Properti telah melaksanakan groundbreaking Hunian Vertikal Manggarai pada 21 Agustus 2026, menandai dimulainya pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) di atas lahan sekitar 2,19 hektare yang terintegrasi dengan Stasiun Manggarai,” demikian keterangan resmi perusahaan yang dikutip pada Sabtu (22/8).

Hadirkan Hunian Vertikal dan Fasilitas Pendukung

Tidak hanya seremoni groundbreaking, rangkaian awal proyek juga mencakup kunjungan ke mock-up unit. Kehadiran unit contoh tersebut memberikan gambaran mengenai konsep hunian yang akan dikembangkan dalam kawasan TOD Manggarai.

Dalam tahap perencanaannya, kawasan ini mencakup Blok F dan Blok G dengan total luas sekitar 21.939 meter persegi atau 2,19 hektare. Blok F memiliki luas sekitar 15.014 meter persegi, sedangkan Blok G sekitar 6.925 meter persegi.

KAI menyiapkan sekitar 1.232 unit hunian dengan beberapa pilihan tipe, yakni tipe 28, 36, dan 45. Selain hunian, kawasan tersebut juga direncanakan memiliki area komersial atau retail untuk menunjang kebutuhan penghuni dan aktivitas masyarakat.

Pengembangan hunian di kawasan stasiun dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang membutuhkan akses transportasi cepat dan praktis. Konsep TOD memungkinkan penghuni lebih dekat dengan moda transportasi publik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Bagian dari Penataan Kawasan Manggarai

Pengembangan Blok F dan G tidak berdiri sendiri. KAI juga melakukan koordinasi lintas pihak untuk penyusunan Master Plan serta Panduan Rancang Kota (PRK) Kawasan Berorientasi Transit Manggarai.

Dokumen perencanaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengembangan kawasan berlangsung secara terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengembangan Blok F dan G menjadi bagian dari penataan Manggarai secara bertahap. KAI akan menjaga agar pengembangan kawasan tetap selaras dengan transportasi, konektivitas, dan kebutuhan masyarakat,” ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, kawasan Manggarai tidak hanya diarahkan sebagai simpul perpindahan penumpang, tetapi juga berkembang menjadi kawasan perkotaan terpadu yang menggabungkan fungsi hunian, transportasi, dan aktivitas komersial.

Proyek hunian vertikal berbasis TOD ini diharapkan menjadi salah satu model pemanfaatan lahan perkotaan secara lebih optimal, khususnya di kawasan yang memiliki akses langsung terhadap jaringan transportasi publik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button