Berita InfrastrukturBerita KonstruksiInfo Asosiasi Profesi

Nindya Karya Raih Apresiasi PII, Perkuat Komitmen pada Infrastruktur Pesisir Berkelanjutan

KONSTRUKSINEWS.ID – PT Nindya Karya (Persero) mendapat apresiasi dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional, khususnya pengembangan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan kawasan pesisir.

Apresiasi tersebut diberikan dalam Seminar Nasional bertajuk “The Giant Sea Wall of Java’s Northern Coast: Advancing Coastal Resilience and National Economic” yang berlangsung di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG), Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, apresiasi untuk Nindya Karya diterima oleh Corporate Secretary PT Nindya Karya (Persero), M Maududy Ary.

Seminar nasional itu menjadi forum bagi pemerintah, kalangan akademisi, insinyur, serta pelaku industri untuk membahas pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa. Pembahasan tidak hanya menyangkut aspek konstruksi, tetapi juga ketahanan kawasan pesisir, perubahan iklim, keberlanjutan lingkungan, hingga dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Dorong Infrastruktur yang Lebih Tangguh

Apresiasi dari PII dinilai menjadi pengakuan terhadap kontribusi Nindya Karya di sektor konstruksi sekaligus dorongan untuk terus mengembangkan kompetensi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Nindya Karya menyatakan akan terus memanfaatkan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Nindya Karya untuk terus berkontribusi melalui kompetensi dan pengalaman di bidang konstruksi dan infrastruktur,” demikian pernyataan perusahaan yang dikutip dari akun Instagram resmi Nindya Karya.

Perusahaan juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Giant Sea Wall dan Tantangan Pantura Jawa

Pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa menjadi salah satu isu strategis dalam penguatan ketahanan kawasan pesisir. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan, termasuk risiko perubahan iklim dan kebutuhan perlindungan kawasan pesisir.

Seminar yang digelar PII turut membahas aspek teknis pembangunan Giant Sea Wall, pengelolaan risiko pesisir, pembiayaan infrastruktur skala besar, serta peluang integrasi infrastruktur pesisir dengan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Forum tersebut juga mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam merumuskan pendekatan pembangunan kawasan Pantura Jawa yang lebih berkelanjutan dan resilien.

Bagi Nindya Karya, keterlibatan dalam pembahasan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam pengembangan sektor konstruksi sekaligus mendukung agenda pembangunan infrastruktur nasional.

Ke depan, penguatan infrastruktur pesisir dinilai membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, insinyur, dan masyarakat agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button