Hendriyanto Wibowo Dipercaya Pimpin MANTRA DKI Jakarta, Bawa Agenda Penguatan Kompetensi Pekerja Konstruksi
kolaborasi antara MANTRA dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lembaga sertifikasi profesi, badan usaha jasa konstruksi, lembaga pelatihan, asosiasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan

KONSTRUKSINEWS.ID – Musyawarah Wilayah (Muswil) Mandor Tukang Nusantara (MANTRA) Provinsi DKI Jakarta menetapkan Ir. Hendriyanto Wibowo, ST sebagai Ketua MANTRA DKI Jakarta. Proses pemilihan tersebut berlangsung pada Jumat (21/8/2026) di Jakarta.
Muswil menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi untuk memperkuat konsolidasi sekaligus mempertegas posisi MANTRA sebagai wadah bagi mandor, tukang, dan tenaga kerja konstruksi di wilayah DKI Jakarta.

Terpilihnya Hendriyanto diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan responsif terhadap persoalan yang dihadapi pekerja konstruksi. Sejumlah agenda strategis, seperti peningkatan kompetensi, sertifikasi tenaga kerja, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), perluasan akses pekerjaan, serta peningkatan kesejahteraan anggota, menjadi perhatian kepengurusan baru.
Dalam Muswil, peserta juga mendorong penguatan kolaborasi antara MANTRA dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lembaga sertifikasi profesi, badan usaha jasa konstruksi, lembaga pelatihan, asosiasi profesi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut dinilai penting karena Jakarta merupakan salah satu pusat aktivitas pembangunan dan konstruksi nasional. Pembangunan gedung, kawasan hunian dan komersial, sistem transportasi, hingga berbagai infrastruktur perkotaan membutuhkan tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi, sertifikasi, serta pemahaman yang baik terhadap standar keselamatan kerja.
Sebagai ketua terpilih, Hendriyanto juga mendapat mandat untuk memperkuat struktur organisasi MANTRA DKI Jakarta hingga ke tingkat kota administrasi. Konsolidasi anggota, pemetaan kebutuhan tenaga kerja, serta pendataan mandor dan tukang menjadi langkah awal yang dinilai penting untuk membangun basis organisasi yang kuat.
Ke depan, MANTRA DKI Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga mampu memberikan manfaat konkret bagi anggotanya. Program pelatihan dan sertifikasi kompetensi, edukasi K3, pengembangan jejaring usaha, serta fasilitasi akses terhadap peluang pekerjaan dan proyek konstruksi menjadi sejumlah program yang dapat dikembangkan.
Penggunaan teknologi digital juga dinilai dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat organisasi. Dengan membangun basis data tenaga konstruksi yang terintegrasi, mandor dan tukang dapat lebih mudah terhubung dengan badan usaha maupun pemilik proyek yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensi dan keahliannya.
Hendriyanto menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dengan mengedepankan kebersamaan, keterbukaan, dan kerja nyata. Ia mengajak para mandor serta tukang di Jakarta untuk bersama-sama memperkuat MANTRA sebagai rumah bersama bagi pekerja konstruksi.
Menurutnya, organisasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui struktur kepengurusan, tetapi juga melalui partisipasi aktif seluruh anggota dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan daya saing tenaga kerja konstruksi.

Muswil MANTRA DKI Jakarta kemudian ditutup dengan semangat persatuan dan komitmen bersama untuk membesarkan organisasi. Kepengurusan baru diharapkan segera melakukan konsolidasi internal serta menyusun program kerja yang terukur dan relevan dengan kebutuhan anggota.
Dengan hadirnya kepemimpinan baru, MANTRA DKI Jakarta diharapkan dapat berkembang sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam menyiapkan tenaga konstruksi yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.
Keberadaan organisasi tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung pembangunan Jakarta agar semakin berkualitas, aman, serta berkelanjutan, dengan tetap menempatkan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan pekerja konstruksi sebagai salah satu perhatian utama.
Selamat dan sukses kepada Ir. Hendriyanto Wibowo, ST atas amanah sebagai Ketua MANTRA Provinsi DKI Jakarta.
MANTRA Bersatu, Mandor Tukang Kuat, Konstruksi Indonesia Bermartabat.



