Kabar Gembira buat Petani Cilacap! Akses Jalan Majingklak-Seukeut Kini Lebar dan Mulus Beraspal
Jalur vital sepanjang 3,2 kilometer tersebut telah rampung 100 persen

KOSNTRUKSINEWS.ID – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Cilacap kembali menunjukkan progres positif. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menuntaskan proyek peningkatan ruas Jalan Majingklak–Seukeut yang berlokasi di Kecamatan Wanareja.
Kini, jalur vital sepanjang 3,2 kilometer tersebut telah rampung 100 persen dan siap dilintasi oleh masyarakat dengan kenyamanan maksimal.
Berdasarkan pengumuman resmi BBPJN Jateng-DIY pada 11 Mei 2026 lalu, jalan yang sebelumnya masuk dalam daftar perbaikan ini telah mengalami pelebaran signifikan menjadi 5,5 meter. Peningkatan kapasitas jalan ini dirancang khusus untuk mengakomodasi mobilitas warga yang kian padat, terutama bagi lalu lintas kendaraan angkutan hasil bumi.
Menelan Anggaran Rp14,32 Miliar Mengutip data dari Sistem Informasi Manajemen Bina Marga Kabupaten Cilacap, proyek strategis ini dieksekusi oleh PT Adi Mulya Wijaya dengan nilai kontrak mencapai Rp14,32 miliar. Pelaksanaannya sendiri berada di bawah pengawasan PPK 1.5 Provinsi Jawa Tengah, yang didanai melalui skema Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025–2026.
Penanganan yang dilakukan tidak sebatas memoles permukaan jalan. Lingkup pekerjaannya terbilang komprehensif guna memastikan keawetan infrastruktur. Pekerjaan fisik meliputi penimbunan material pada badan jalan, pengecoran perkerasan beton Fc’15, hingga pengaspalan hotmix menggunakan lapisan Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC).
Selain itu, untuk mengatasi masalah genangan air yang kerap merusak aspal, tim pelaksana juga memasang box culvert (gorong-gorong baja) dan membangun konstruksi pasangan batu di titik-titik rawan. Hasilnya, ruas Majingklak–Seukeut kini diproyeksikan jauh lebih tangguh dalam menahan tonase kendaraan berat dan terhindar dari kerusakan akibat cuaca.
Urat Nadi Ekonomi dan Pertanian
Bagi warga Kecamatan Wanareja, rampungnya proyek ini menjadi angin segar. Jalur Majingklak–Seukeut bukan sekadar jalan penghubung antardesa, melainkan urat nadi menuju pusat layanan publik, pasar tradisional, hingga kawasan sentra pertanian.
Dengan kondisi jalan yang kini lebar dan mantap, para petani lokal menjadi pihak yang paling diuntungkan. Proses distribusi hasil panen menuju pasar maupun fasilitas pengolahan kini bisa dilakukan dengan lebih cepat dan aman. Imbasnya, waktu tempuh pergerakan logistik dapat dipangkas secara signifikan, yang berujung pada menurunnya biaya operasional angkutan barang.
Pihak BBPJN Jawa Tengah–DIY menegaskan, peningkatan Jalan Majingklak–Seukeut adalah wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam merajut konektivitas daerah.
Lebih dari sekadar menyuguhkan kenyamanan berkendara, infrastruktur yang andal ini diharapkan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Wanareja, melancarkan distribusi logistik, serta mendukung penuh tercapainya program swasembada pangan nasional.



