BeritaBerita InfrastrukturInfo Proyek

Jasa Marga Dapat Pembiayaan Rp1,56 Triliun dari BSI untuk Penguatan Tol Ramah Lingkungan di Bali

Jalan Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa atau Tol Bali Mandara

KONSTRUKSINEWS.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk semakin memperkuat komitmennya dalam pengembangan jalan tol berkelanjutan di Bali. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Bali Tol (JBT), perseroan berhasil memperoleh fasilitas pembiayaan investasi sebesar Rp1,56 triliun dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Pendanaan tersebut diberikan melalui skema Sustainability Linked Financing (SLF) dan akan digunakan untuk mendukung pengelolaan Jalan Tol Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa atau Tol Bali Mandara yang memiliki panjang 12,7 kilometer.

Kesepakatan pembiayaan ini ditandatangani di Jakarta pada Kamis (30/7/2026). Dalam skema SLF, pemenuhan kewajiban pembiayaan dikaitkan dengan pencapaian sejumlah indikator kinerja keberlanjutan yang telah disepakati kedua belah pihak.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa dukungan pendanaan ini tidak hanya memperkuat struktur keuangan JBT, tetapi juga menjadi bukti bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dapat meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan.

Ia menambahkan, pembiayaan berbasis keberlanjutan menunjukkan bahwa pengelolaan infrastruktur yang memperhatikan aspek lingkungan mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Tol Bali Mandara Manfaatkan Energi Bersih

Tol Bali Mandara selama ini dikenal sebagai salah satu ruas jalan tol yang aktif menerapkan konsep ramah lingkungan. Berbagai inisiatif telah dijalankan, di antaranya penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta penerapan lampu LED hemat energi untuk sistem penerangan jalan umum.

Selain itu, JBT juga menjalankan program pelestarian mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai. Perusahaan turut merencanakan penanaman 4.915 tanaman bougenville di area akses Ngurah Rai serta sepanjang ruas utama tol.

Upaya tersebut sebelumnya mengantarkan JBT meraih penghargaan Terbaik I Jalan Tol Berkelanjutan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2022. Tol Bali Mandara juga berhasil mempertahankan predikat Gold Green Toll Road Indonesia hingga 2024.

Perluas Penerapan Infrastruktur Hijau

Sejumlah program keberlanjutan lainnya juga terus dikembangkan, seperti pengolahan sampah organik melalui teba modern, pembangunan lubang biopori, penggunaan Bio Health Septic Tank, serta efisiensi penggunaan air dalam operasional.

Dengan dukungan pembiayaan dari BSI, Jasa Marga berharap berbagai program tersebut dapat terus diperluas dan dijalankan secara lebih terukur. Kerja sama ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas penerapan skema pembiayaan hijau di sektor infrastruktur nasional.

Sinergi antara Jasa Marga dan BSI diharapkan dapat menjadi contoh bahwa pembangunan jalan tol tidak hanya berfokus pada konektivitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan perlindungan lingkungan serta keberlanjutan sosial.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button