Berita Pembangunan Nasional

Jensen Huang Dikabarkan Menjadi Sasaran Operasi Mata-Mata China

Temuan intelijen AS terkait kontak dengan Alice Huang muncul saat penyelidikan dugaan penyaluran informasi ke Beijing.

KONSTRUKSINEWS.ID – CEO NVIDIA Jensen Huang dikabarkan menjadi sasaran operasi mata-mata pemerintah China. Informasi itu muncul setelah badan intelijen Amerika Serikat menemukan kontak antara aset intelijen China dan seorang warga Amerika Serikat yang kemudian diidentifikasi sebagai Jensen Huang.

Publikasi Engadget, mengutip laporan The New York Times, menyebut temuan tersebut diperoleh ketika badan intelijen Amerika Serikat mengawasi Alice Huang. Ia merupakan warga negara China dan tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan Jensen Huang.

Alice Huang disebut menjabat sebagai eksekutif di Megaspeed, perusahaan pusat data yang berbasis di Singapura. Berdasarkan kesimpulan badan intelijen Amerika Serikat, Alice Huang diduga merupakan aset intelijen China yang terlibat dalam penyaluran informasi kepada Beijing. Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan jenis informasi yang dimaksud.

Jejak Alice Huang di Megaspeed

Dalam profil publiknya, Alice Huang memperkenalkan diri sebagai CEO Megaspeed. Perusahaan itu sebelumnya sempat mencantumkan dirinya sebagai direktur pelaksana selama delapan bulan pertama, sebelum namanya dihapus dari posisi tersebut dalam dokumen perusahaan.

Keterkaitan Alice Huang dengan aktivitas terkait NVIDIA juga menjadi perhatian. Ia sebelumnya diduga membantu memfasilitasi pengiriman cip canggih NVIDIA ke China. Laporan The New York Times menyebut perusahaan saudara Megaspeed yang berada di Malaysia tercatat membeli peralatan berbasis NVIDIA dengan nilai sedikitnya 4,8 miliar dolar AS, atau sekitar Rp87 triliun.

Nilai transaksi tersebut berlangsung dalam waktu kurang dari dua tahun. The New York Times menilai angka pembelian itu tidak lazim bagi perusahaan kecil yang belum dikenal luas. Laporan tersebut tidak merinci seluruh jenis peralatan yang dibeli maupun tujuan akhirnya.

Pemerintah AS Belum Memberi Pemberitahuan

Temuan terkait dugaan aktivitas aset intelijen China itu dilaporkan belum ditindaklanjuti oleh pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah AS juga disebut belum memberi tahu Jensen Huang bahwa dirinya menjadi sasaran operasi mata-mata asing.

Informasi mengenai kontak antara Alice Huang dan Jensen Huang diperoleh dalam konteks pemantauan badan intelijen Amerika Serikat terhadap Alice Huang. Sumber yang dikutip dalam laporan tersebut tidak menyebutkan bentuk kontak maupun informasi yang diduga menjadi sasaran.

Dengan demikian, laporan ini masih menempatkan keterlibatan Alice Huang dan aktivitas penyaluran informasi sebagai dugaan berdasarkan kesimpulan intelijen Amerika Serikat. Tidak ada keterangan dalam materi tersebut mengenai tanggapan Jensen Huang, NVIDIA, Megaspeed, pemerintah China, maupun pemerintah Amerika Serikat atas laporan itu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button