Berita Pembangunan Nasional

Billy Mambrasar Raih Penghargaan TOYP Indonesia 2026 dari JCI

Dosen Politeknik Negeri Batam itu terpilih sebagai salah satu dari 10 penerima kategori Personal Improvement and/or Accomplishment.

KONSTRUKSINEWS.ID – Billy Mambrasar menerima penghargaan The Outstanding Young Persons (TOYP) Indonesia 2026 dari Junior Chamber International (JCI). Penghargaan itu diberikan atas pencapaian dan kontribusinya bagi masyarakat, khususnya melalui bidang pendidikan serta pemberdayaan ekonomi.

Billy merupakan dosen dan peneliti kebijakan ekonomi di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Negeri Batam. Ia terpilih sebagai salah satu dari 10 penerima penghargaan tingkat nasional dalam kategori Personal Improvement and/or Accomplishment.

Penghargaan untuk pengabdian dan pemberdayaan

Dalam keterangan yang diterima di Jayapura, Papua, Sabtu, Billy mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan pengabdian. Fokus yang ingin terus ia kembangkan adalah pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Billy, pencapaian pribadi seharusnya diikuti dengan upaya membuka kesempatan bagi lebih banyak orang. Ia menilai keberhasilan dapat dilihat dari semakin banyak anak yang mampu melanjutkan pendidikan, keluarga yang memperoleh penghidupan lebih baik, serta anak muda yang berani menentukan masa depannya.

Billy juga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut ia persembahkan bagi anak-anak Papua dan seluruh anak Indonesia yang berjuang di tengah keterbatasan. Ia berharap kondisi ekonomi keluarga dan tempat seseorang dilahirkan tidak menjadi penghalang untuk belajar, berkarya, dan mengabdi.

Ia secara khusus ingin anak-anak Papua memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi ilmuwan, pendidik, pengusaha, dan pemimpin. Semangat itu, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kerja bersama agar potensi dari Papua dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi Indonesia.

Perjalanan pendidikan dan kerja sosial

Billy berasal dari Kepulauan Yapen, Papua, dan tumbuh dalam keluarga sederhana. Perjuangannya memperoleh pendidikan membawanya menempuh studi di Institut Teknologi Bandung, University of London, Australian National University, dan Harvard University.

Pengalaman pendidikan tersebut kemudian menjadi bekal bagi Billy untuk menjalankan kegiatan sosial dan pelayanan publik. Salah satu kontribusi utamanya ialah mendirikan Kitong Bisa Foundation Indonesia, organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, terutama masyarakat adat Papua.

Profil Billy yang dipublikasikan Obama Foundation menyebut yayasan tersebut telah membantu membuka akses pendidikan bagi lebih dari 50.000 pelajar masyarakat adat. Ia juga tercatat mendukung lebih dari 1.000 wirausaha melalui bantuan permodalan untuk mengembangkan usaha.

Kegiatan sosial itu mencakup pengembangan kurikulum pelatihan keterampilan bagi pemuda dan penguatan kapasitas pemimpin komunitas dalam menjaga lingkungan. Billy turut mendirikan CONTAINDER, usaha sosial yang berfokus pada persoalan sampah.

Kontribusi di pemerintahan dan akademik

Di bidang pelayanan publik, Billy pernah menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia pada 2019–2024. Pengalaman tersebut memperluas ruang kontribusinya, dari pendampingan masyarakat hingga pengembangan kebijakan dan program pendidikan serta kesempatan kerja bagi kelompok yang kurang terwakili.

Billy juga terpilih mengikuti program Obama Foundation Leaders Asia-Pacific 2025–2026. Saat ini, ia menjalankan kegiatan akademik sebagai dosen dan peneliti kebijakan ekonomi di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Negeri Batam. Ia juga berkontribusi dalam pembangunan Papua dan pengembangan investasi di Batam.

TOYP merupakan program JCI untuk mengapresiasi kaum muda yang menunjukkan pencapaian dan kontribusi bagi masyarakat. Penghargaan TOYP Indonesia menjadi pengakuan pada tingkat nasional dalam jejaring program tersebut.

JCI merupakan organisasi internasional yang memiliki sejarah kerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk hubungan dengan UNICEF dan status konsultatif pada Dewan Ekonomi dan Sosial PBB atau ECOSOC. Dalam sejarah penghargaan kaum muda JCI dan Jaycees di sejumlah negara, beberapa penerimanya kemudian dikenal sebagai tokoh dunia, antara lain Bill Clinton, Michelle Yeoh, Henry Kissinger, John F. Kennedy, dan Jackie Chan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button