Dukung Ekosistem Konstruksi Modern, Anita Indriyati Dorong Sinergi Material dan Badan Usaha di Build Next Semarang 2026

KONSTRUKSINEWS.ID – Sektor konstruksi dan infrastruktur di Jawa Tengah terus menunjukkan geliat positif di tengah tuntutan inovasi global. Menyadari pentingnya adaptasi teknologi dan penguatan rantai pasok, Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SBUJAKON Jawa Tengah, Anita Indriyati, ST, menghadiri perhelatan bergengsi BUILD NEXT SEMARANG 2026.
Event yang mengusung konsep One Day Building Materials Exhibition ini digelar secara eksklusif di Gets Premiere Hotel Semarang pada Kamis (11/06/2026). Kehadiran Anita Indriyati menjadi sinyal kuat komitmen DPW SBUJAKON Jateng dalam mengawal sekaligus mendorong transformasi industri jasa konstruksi di wilayahnya agar semakin kompetitif dan berkelanjutan.
Menyatukan Rantai Pasok dalam Satu Atap Strategis
BUILD NEXT SEMARANG 2026 bukan sekadar pameran biasa. Forum ini dirancang sebagai melting pot strategis yang mempertemukan seluruh elemen kunci di sektor hulu hingga hilir properti dan infrastruktur. Mulai dari produsen material bangunan terkemuka, pengembang (developer), kontraktor, konsultan, supplier, investor, hingga para pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya berkumpul dalam satu ruang kolaborasi.
Dalam sela-sela kegiatan, Anita Indriyati mengungkapkan bahwa kehadiran DPW SBUJAKON Jawa Tengah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem konstruksi nasional. Menurutnya, era kebangkitan infrastruktur saat ini tidak bisa lagi dihadapi dengan cara kerja sektoral atau sendiri-sendiri.
“Industri material dan jasa konstruksi adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Pembangunan yang berkualitas, efisien, dan ramah lingkungan hanya bisa dicapai jika ada komunikasi dan kolaborasi yang erat antara penyedia material, kontraktor, konsultan, dan pengembang,” ujar Anita Indriyati, ST.
Ia menambahkan, ajang seperti BUILD NEXT SEMARANG 2026 menjadi jembatan yang sangat efektif untuk mempercepat transfer teknologi dan inovasi produk ke tangan para pelaksana proyek di lapangan.
Membaca Potensi Besar dan Modernisasi Konstruksi Jawa Tengah
Jawa Tengah dinilai memiliki daya tarik dan potensi yang luar biasa dalam peta pembangunan nasional. Arus investasi terus mengalir, baik untuk pembangunan infrastruktur publik, proyek perumahan, perluasan kawasan industri, hingga penataan wilayah perkotaan dan pedesaan.
Melalui pameran satu hari ini, para pelaku usaha lokal maupun nasional disuguhi berbagai alternatif teknologi material bangunan terbaru, tren arsitektur modern, hingga solusi efisiensi biaya. Informasi-informasi premium inilah yang dinilai mampu mendongkrak produktivitas serta daya saing badan usaha jasa konstruksi di mata investor global.
Sebagai nakhoda DPW SBUJAKON Jawa Tengah—organisasi yang menaungi badan usaha jasa konstruksi—Anita terus mengobarkan semangat peningkatan kapasitas bagi anggotanya. Ia secara konsisten mewajibkan para pelaku usaha konstruksi di bawah bimbingannya untuk proaktif dalam forum bisnis, pameran industri, dan kegiatan profesional serupa.
“Kami berharap kegiatan BUILD NEXT SEMARANG ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinanti. Semakin kuat dan solid sinergi yang kita bangun hari ini, maka semakin besar pula kontribusi sektor konstruksi dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional,” tegas Anita optimis.
Komitmen Kolaborasi untuk Kemajuan Nasional
Sepanjang hari pelaksanaan, BUILD NEXT SEMARANG 2026 sukses menyita perhatian publik industri dengan menghadirkan deretan perusahaan raksasa di bidang material dan teknologi pendukung. Para peserta memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk menjajaki kerja sama strategis (strategic partnership), memperluas jaringan pasar, hingga melakukan deal bisnis jangka panjang.
DPW SBUJAKON Jawa Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan panitia penyelenggara yang telah sukses mengeksekusi kegiatan ini. Pihaknya berharap, kesepakatan-kesepakatan bisnis yang lahir dari forum ini dapat segera terimplementasi dalam wujud nyata demi kemajuan industri konstruksi tanah air.
Sebagai informasi, DPW SBUJAKON Jawa Tengah merupakan organisasi profesi yang berkomitmen penuh dalam mewadahi badan usaha jasa konstruksi. Organisasi ini berfokus pada empat pilar utama: peningkatan kompetensi anggota, penguatan kelembagaan, pengembangan peluang usaha, serta penciptaan kolaborasi pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan konstruksi Indonesia yang berdaya saing global.



