Berita InfrastrukturBerita KonstruksiBerita Terbaru

Investasi Rp155,42 Miliar, WEGE Garap Poliklinik Baru RSUD Temanggung

KONSTRUKSINEWS.ID – Penguatan layanan kesehatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memasuki babak baru. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melalui kerja sama operasi WEGE-RDM KSO resmi memulai pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Kabupaten Temanggung dengan nilai proyek mencapai Rp155,42 miliar.

Dimulainya pembangunan ditandai dengan seremoni groundbreaking di kawasan RSUD Kabupaten Temanggung pada Selasa, 11 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri Bupati Temanggung Agus Setyawan, Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung Arifin Arsyad, Direktur RSUD Kabupaten Temanggung dr. Tetty Kurniawati, serta Direktur Operasi WEGE Tomo Dwi Hasputro.

Proyek yang masuk dalam Belanja Modal Bangunan Kesehatan itu dibiayai melalui Anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Temanggung Tahun 2026 dan 2027. Dalam pengerjaannya, WEGE-RDM KSO menangani sejumlah pekerjaan utama mulai dari persiapan, struktur dan arsitektur, sistem mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP), hingga penataan lanskap.

Gedung baru tersebut dirancang bukan sekadar menambah ruang pelayanan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan medis dalam satu bangunan. Instalasi Radiologi direncanakan menempati lantai 3, sedangkan lantai 4 diperuntukkan bagi pusat pendaftaran dan farmasi.

Selanjutnya, lantai 5 akan menjadi Instalasi Rehabilitasi Medik, lantai 6 untuk Klaster Neurologi, dan lantai 7 difungsikan sebagai Klaster Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Adapun lantai 8 dirancang untuk layanan Klaster Paru, Bedah, serta Onkologi. Penataan tersebut diharapkan membuat alur pelayanan pasien lebih efisien sekaligus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan RSUD Temanggung.

Bupati Temanggung Agus Setyawan meminta kontraktor dan seluruh pihak yang terlibat tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menjaga mutu konstruksi, akuntabilitas anggaran hingga keselamatan kerja.

“Kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ini, saya berpesan agar pekerjaan dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat anggaran,” tegas Agus.

Ia juga menekankan seluruh tahapan pekerjaan harus mengikuti spesifikasi teknis serta memperhatikan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Pemerintah Kabupaten Temanggung berharap fasilitas tersebut nantinya memberi manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Senada, Direktur RSUD Kabupaten Temanggung dr. Tetty Kurniawati berharap pembangunan poliklinik baru dapat menghasilkan fasilitas yang lebih representatif dengan tata ruang dan alur pelayanan yang lebih efektif. Kenyamanan pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan juga menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan gedung tersebut.

“Kami berharap setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara sungguh-sungguh sesuai dengan spesifikasi teknis, mutu, waktu, dan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Tetty.

Sementara itu, Direktur Operasi WEGE Tomo Dwi Hasputro menegaskan komitmen perusahaan menjalankan proyek dengan standar Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) yang ketat. WEGE-RDM KSO menargetkan pembangunan selesai tepat waktu dengan pemenuhan seluruh spesifikasi teknis sekaligus penerapan prinsip zero accident selama proses konstruksi.

Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Temanggung diharapkan menjadi salah satu pengungkit peningkatan kualitas infrastruktur kesehatan daerah, sekaligus memberikan akses pelayanan medis yang lebih terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Temanggung.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button