Berita InfrastrukturBerita KonstruksiBerita Terbaru

Tender Stadion Untia Rp350 Miliar Ditarget Rampung September, Groundbreaking Awal Oktober

Memasuki tahapan pengunggahan dokumen penawaran oleh para peserta.

KONSTRUKSINEWS.ID – Pemerintah Kota Makassar menargetkan pemenang tender proyek pembangunan Stadion Untia senilai sekitar Rp350 miliar dapat ditetapkan pada akhir September 2026. Jika seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai jadwal, peletakan batu pertama atau groundbreaking ditargetkan berlangsung pada awal Oktober 2026.

Proyek yang berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses tender pembangunan Stadion Untia saat ini masih berlangsung dan telah memasuki tahapan pengunggahan dokumen penawaran oleh para peserta.

“Sesuai jadwal dari Pokja, insyaallah akhir September ini pemenang pembangunan stadion sudah ditentukan,” ujar Zuhaelsi, Rabu (2/9/2026).

Setelah pemenang tender diumumkan, proses pengadaan masih akan memasuki masa sanggah selama satu pekan. Apabila tidak terdapat sanggahan, hasil tender selanjutnya diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Kota Makassar untuk ditindaklanjuti.

Tahapan berikutnya mencakup penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), penyelesaian administrasi kontrak, jaminan pelaksanaan, hingga Mutual Check 0 (MC 0) sebagai persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Pekerjaan Dimulai dari Penimbunan Lahan

Zuhaelsi mengatakan, apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan fisik Stadion Untia akan diawali dengan groundbreaking pada awal Oktober 2026.

Pekerjaan awal akan difokuskan pada penyiapan dan penimbunan lahan. Setelah itu, proyek dilanjutkan dengan pembangunan pondasi serta struktur bagian bawah stadion.

Penimbunan lahan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Selanjutnya, pekerjaan pondasi dan pemancangan ditargetkan mulai dilaksanakan pada Desember 2026.

Dengan nilai pagu sekitar Rp350 miliar, proyek Stadion Untia menjadi salah satu pekerjaan konstruksi bernilai besar di lingkungan Pemkot Makassar. Peserta tender pun diwajibkan memenuhi persyaratan dan kualifikasi sesuai ketentuan pengadaan.

Zuhaelsi menyebut peluang terbuka bagi perusahaan konstruksi berskala besar, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), maupun perusahaan lain yang memiliki kualifikasi dan memenuhi persyaratan tender.

Pemkot Makassar Tegaskan Komitmen Bangun Stadion

Komitmen pembangunan Stadion Untia sebelumnya juga ditegaskan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi saat menghadiri PSM Fest 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran skuad dan jersey PSM Makassar musim 2026/2027.

Di hadapan para pendukung PSM, Appi menyatakan pembangunan stadion baru tetap menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar. Namun, seluruh proses harus melalui mekanisme pengadaan yang berlaku karena menggunakan anggaran negara.

Menurut Appi, pembangunan infrastruktur stadion membutuhkan sejumlah tahapan, mulai dari kelengkapan dokumen, proses tender hingga pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Setiap proses, kata dia, harus dilakukan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan tahapan tersebut tidak mengubah komitmen Pemkot Makassar untuk menghadirkan stadion baru bagi masyarakat dan PSM Makassar.

Selain menjadi proyek infrastruktur olahraga, pembangunan Stadion Untia diharapkan dapat mewujudkan harapan agar PSM Makassar kembali memiliki kandang di kota sendiri. Appi menargetkan harapan tersebut dapat terealisasi dalam waktu tidak lebih dari dua tahun.

Jika penetapan pemenang tender dapat dilakukan sesuai jadwal pada akhir September dan tidak terkendala masa sanggah, proyek Stadion Untia diproyeksikan memasuki tahap awal pembangunan melalui groundbreaking pada awal Oktober 2026.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button